Perbedaan Wayang Golek Cepak dan Wayang Golek Sunda




Sama-sama merupakan pertunjukan wayang dari bahan material kayu dan sebagai media penyebaran Islam di Nusantara, kedua jenis wayang ini memiliki perbedaan loh. Lantas apa saja perbedaannya?




Gambar 1 : wayang golek sunda


Gambar 2 : wayang golek cepak


Berikut beberapa perbedaannya!


      
       Bentuk wayang
       Sebagaimana saya jelaskan di artikel sebelumnya, wayang golek cepak memiliki bentuk mahkota kepala (bahasa Cirebon : sirah-sirahan) yang rata atau cepak/papak (cepak = bahasa Sunda/papak =    bahasa Jawa).
       Sedangkan wayang golek Sunda atau disebut wayang purwa memiliki bentuk kepala atau mahkota yang lonjong dan menyerupai mahkota manusia.


       Cerita/lakon yang dipertunjukan
       Wayang golek cepak biasa mempertunjukan kisah dari cerita menak, legenda, mitos, epos panji, dan cerita para wali (babad).
       Sedangkan wayang golek purwa memainkan kisah Mahabharata dan Ramayana yang diadopsi dari pementasan wayang kulit namun menggunakan campuran bahasa Jawa dan Sunda

       Bahasa yang digunakan
         Wayang golek cepak biasa menngunakan bahasa Jawa atau bahasa Cirebon, sedangkan wayang golek Sunda jelas memakai bahasa sunda walaupun beberapa narasi ada yang berbahasa Jawa.




        Itulah beberapa perbedaan antara wayang golek cepak (wayang papak) dan wayang golek purwa        (wayang sunda).

       Walaupun masih ada beberapa perbedaan lagi seperti gamelan yang di gunakan wayang golek purwa adalah gamelan sunda sedangkan wayang golek cepak adalah gamelan jawa dan biasa menggunakan laras pelog.


                     Baca juga : Wayang golek purwa dan Wayang golek cepak, mana yang lebih dulu?

0 Komentar